Dulur fakta Cilegon, kalian tahu gak... kalau pasangan Walikota dan Wakil Walikota terpilih, Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo, udah siap-siap untuk memperbaiki pendidikan di Kota Cilegon? Mereka bakal meluncurkan program-program keren dalam 100 hari kerja mereka!
Melansir dari halaman web suarabanten.id (11/02/2025), Robinsar-Fajar udah merancang enam fokus utama, dan salah satunya adalah pendidikan.
Heni Anita Susila, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Cilegon, bilang bahwa mereka bakal inventarisir sarana dan prasarana pendidikan di Cilegon.
"Jadi pendataan dulu baik fisik bangunan, maupun prasarana seperti mebeler, teknologi informasi komunikasi, laboratoriumnnya, kontruksinya, kemudian kebutuhan apa saja di sekolah yang menjadi prioritas," ungkap Heni.
Heni juga menambahkan bahwa mereka bakal mendata sekolah-sekolah yang butuh perhatian lebih. "Kita akan data dan nanti akan kami sampaikan, berapa sekolah yang kurang dan mana sekolah yang tidak membutuhkan (penambahan fasilitas), karena sudah lengkap," tuturnya.
Selain itu, Robinsar-Fajar juga berencana untuk mendirikan 'Sekolah Juare' di Cilegon, yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pendidikan yang lebih baik.
Tak hanya itu, mereka juga akan menyediakan fasilitas bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). "Kita sudah anggarkan untuk honor terapisnya, tapi alatnya belum ada. Coba nanti kita adakan dengan dana CSR," jelas Heni. Rencananya, unit pelayanan disabilitas ini akan berlokasi di Sanggar Budaya.
Heni menegaskan bahwa program beasiswa yang sudah ada akan tetap dilanjutkan, namun dengan mekanisme yang berbeda. "Untuk sekarang akan berbeda, mekanisme dan sasarannya. Itu ada di bagian Kesra, mungkin kesra yang nanti bisa menjawab," katanya.
Dengan semua rencana ini, semoga pendidikan di Cilegon bisa lebih baik dan lebih inklusif. Gimana pendapatmu tentang langkah-langkah Robinsar-Fajar ini, dulur?
Sumber: suarabanten.id